Feeds:
Pos
Komentar
  1. Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni) . Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2). Lanjut Baca »
Iklan

Megawati Tantang Tifatul

Jakarta – Presiden PKS Tifatul Sembiring meminta para politisi yang berumur tua minggir dari gelanggang pencalonan presiden 2009. Ketua Umum PDIP Megawati merespons dengan menantang Tifatul. Apakah kita perlu pemimpin muda dalam Pilpres 2009? ( asy / asy )

Saya setuju dengan Pak Tifatul. Kalo yang tua-tua bangkotan gak minggir, yang muda-muda kapan dapet kesempatan buat maju ? tapi itu untuk wakil rakyat / anggota dewan. Untuk pilpres ??? Siapapun pemimpinnya tidak masalah yang penting visioner, tegas, bijaksana, dapat menjadi teladan apalagi ambisius. Buat Bu Megawati, saya senang sampeyan pengen maju ke pilpress 2009, tapi kenapa sampeyan gak kasih kesempatan buat yang lain ??? sedikit ngeritik … kalo kampanye jangan pake gambar Soekarno dong, meski itu bapak sampeyan, apa sampeyan gak percaya diri kalo gak pake gambar bokap sampeyan ??? Cobalah jadi diri sendiri, janganlah berdiri dibalik bayang-bayang orang lain, meski itu orang tua anda sendiri.

Pertumbuhan Ekonomi RI Lampaui Asia 2011

Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, Wakil Presiden Jusuf Kalla optimistis perekenomian Indonesia membaik. Bahkan dia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia melampaui negara-negara Asia lainnya pada 2011. ( asy / asy )

Pertumbuhan ekonomi Indonesia melampaui negara-negara Asia lainnya pada 2011 ???

Insyaallah BISA …!!!

Kalo Bangsa Indonesia kompak, gak uyel-uyelan, para pemimpin gak rebutan kekuasaan, mandiri, mau berusaha, tidak tergantung pada pihak-pihak asing, profesional, hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, korupsi diberantas, Sumber Daya alam dimanfaatkan dengan bijaksana dan optimal untuk kepentingan rakyat, kualitas SDM dan pendidikan ditingkatkan.

Selama kita mau berusaha dan berdoa, Insyaallah tidak ada yang gak mungkin…!!!

Sebagaimana kita ketahui, kolong tol sering kali dijadikan permukiman liar, saat ini mulai dicoba diubah fungsinya. Fasilitas umum untuk bermain dan berolahraga mulai dibangun untuk menghindari munculnya kembali warga yang tinggal di sana.

Kolong Tol Gedong Panjang, Jakarta Utara, misalnya. Taman hasil swadaya masyarakat peduli kolong tol kini menghiasi bekas hunian 1500 kepala keluarga. Warga juga bisa menikmati sarana olahraga. Untuk anak-anak ada pula tempat bermain. Selain itu rumah kompos juga ada di kolong tol ini. Dari hasil sampah warga sekitar, tiap bulan mereka bisa memanen kompos hingga 40 kilogram. Menurut saya itu sesuatu hal yang bagus sekali, selain mencegah kolong tol menjadi pemukiman liar, dengan dibangunnya rumah kompos selain membuka lapangan kerja baru, juga akan mengurangi penimbunan sampah dengan memanfaatkannya sebagai kompos. Selain itu, kolong tol juga bisa disa dimanfaatkan sebagai kios bunga atau tempat parkir. Untuk tempat parkir, saya rasa pemerintah daerah bisa mengelola secara profesional seperti halnya tempat-tempat parkir di Mall-Mall dengan tarif per-jam. Bukannya hal tersebut selain dapat mengalih fungsikan kolong tol, juga dapat menambah pendapatan daerah ?

Tentang blog ini

Wah sudah lama saya gak nge-blog pake blog ini, insyaallah mulai saat ini saya akan coba untuk kontinu buat nge-blog di blog saya yang satu ini.

Tentang blog saya yang satu ini, saya khususkan untuk menuliskan unek-unek saya tentang segala hal yang terjadi di negeri ini, seperti : opini saya tentang suatu hal yang terjadi pada saat ini, guyonan, jokes, saran, dan kritik dari saya sebagai warga negara untuk negeri yang saya cintai ini. Dari blog ini, Saya tidak mengharapkan apa-apa, saya cuma ingin menuangkan apa yang ingin saya tulis itu aja. Syukur-syukur kalo ada orang yang duduk di kursi pemerintahan atau wakil rakyat yang mau membaca atau mengambil ide-ide dari “bisikan” hati dari seorang rakyat yang bercita-cita ingin negeri tempat tumpah darahnya menjadi makmur serta sejahtera dan para pemimpin di negeri ini menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana serta bisa menjadi tauladan bagi rakyatnya.

Semoga blog ini, bisa memberi manfaat (meski mungkin tidak ada yang baca kecuali saya sendiri).

Oleh : Rifqi Muhammad

03-Jul-2008, 02:15:27 WIB

sumber : www.kabarindonesia.com

Indonesia laiknya surga yang nyata, iklimnya tropis dan dua per tiga wilayahnya berupa lautan. Posisi strategis ini menawarkan habitat yang mendukung bagi kehidupan jutaan jenis ikan. Sayang, harta melimpah itu bukan lagi milik kita. Sebab, kita tak sepenuhnya bisa memanfaatkannya. Sebaliknya, anugrah tersebut malah dilahap oleh orang lain Irono bukan? Dapat dipastikan, siapapun akan tergiur dengan kekayaan hasil laut Indonesia. Bagi mereka yamg melirik, beragam cara akan dilakukan untuk mengeruk lautan kita. Lanjut Baca »

Oleh : Vima Tista Putriana

10-Jul-2007, 22:13:03 WIB

sumber : www.kabarindonesia.com

KabarIndonesia – Tiga setengah abad berada di bawah penjajahan Belanda yang sangat tidak beradab telah membuat bangsa Indonesia tumbuh menjadi bangsa yang “rendah diri”. Meskipun sudah lebih dari 60 tahun merdeka, tetapi sindrom “mental bangsa terjajah” ini tetap belum hilang. Masih saja merasa diri belum sejajar dengan bangsa lain.

Satu contoh sederhana keminderan ini terlihat dari diskriminasi tingkat gaji yang sangat tinggi antara expatriate dibandingkan anak negeri sendiri. Para expatriate di Indonesia digaji 10 kali lipat dari orang Indonesia meskipun dengan tingkat pendidikan, kemampuan, tanggung jawab dan kinerja yang sama.

Seorang foreign engineer di Jakarta misalnya, menurut standar Bappenas, mendapatkan gaji sekitar US $5.000,00 per tahun. Sebaliknya orang Indonesia, dengan kualifikasi sama hanya menerima sebesar $500,00 saja. Tidak jarang dalam suatu proyek, meskipun dengan kualifikasi pendidikan lebih tinggi semisal MSc atau PHd, orang Indonesia digaji tetap lebih rendah dari expatriate yang cuma BSc (Rahardjo, 2006).

Di samping gaji tinggi, biasanya expatrite juga mendapat berbagai fasilitas berlimpah seperti berkantor di kawasan segitiga mas (Sudirman, Thamrin dan Kuningan), tempat tinggal di apartemen mewah, keanggotan di club-club olah raga dan hiburan elite dan lain-lain. Intinya mereka sangat dimanjakan, sehingga tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah syurga bagi para expatriate.
Lanjut Baca »